Jumat, 05 Februari 2016

Dua Cerita Tentang Tanya

________________________________________________________________________________
Cerita Pertama : Inspirasi Apel dan Pertanyaan-pertanyaan 
yang Diajukan Kepada Semesta
________________________________________________________________________________
Bertanyalah. Sebab bertanya tidak akan membuatmu tersesat. Bisa jadi sebuah tanya akan memandumu menemukan jawaban yang selama ini kamu cari-cari. Do you believe me? Hidup memang penuh pertanyaan, tetapi menyediakan jawaban tepat pada waktunya. Always keep exploring and ask the right question. Bahkan pertanyaan-pertanyaan sederhana bisa melahirkan ide-ide hebat. Renungkanlah.
***
Inspirasi bisa datang dari mana saja. Tergantung bagaimana kita memandangnya. Bahkan dari sebiji apel yang jatuh dari pohonnya. 

Pria itu bernama Newton, lengkapnya Isaac Newton. Dia baru saja kembali ke tanah kelahirannya di Woolsthroope, Inggris (1665). Di kalangan para ilmuwan, Newton dikenal sebagai seorang pekerja keras nan ambisius. Sebagian besar waktu hidup Newton dihabiskan di laboratorium. Dalam kesendirian. Sisi lain dirinya yang cenderung tertutup membuatnya nampak misterius. Newton penggila berat sains. Fisika, astronomi, matematika, filsafat, dan kimia dilahapnya seakan-akan mereka semua semacam kue-kue manis yang langsung tandas dengan sekali telan. Padahal kala itu, kimia dianggap sebagai bagian dari ilmu sihir.

Kepulangan Newton ke tanah kelahirannya pun bukan tanpa alasan. Wabah penyakit misterius tengah melanda Kota London. Wabah tersebut menewaskan sekitar 100.000 jiwa yang kira-kira mendekati 20% populasi penduduk London. Karena keadaan genting tersebut, universitas Cambridge tempat Newton menimba ilmu meliburkan seluruh mahasiswanya. Tidak boleh ada aktivitas di kampus tersebut.

Kini, di sinilah Newton di dekat jendela memandang kebun apelnya. Sambil merenungkan beberapa hal. Di tengah asyiknya melakukan perenungan, sebiji apel jatuh dari pohonnya. Barangkali bagi orang awam hal tersebut bukanlah sesuatu yang menarik. Namun tidak bagi Newton. Beberapa hal mengusik pemikirannya. Menimbulkan sekelumit tanda tanya besar.

"Kenapa arah jatuhnya apel tegak lurus ke tanah tidak melenceng ke tempat lain? Ke kiri misalnya? Atau kenapa tidak ke atas sekalian? Ke langit?" Newton mencoret-coret buku catatannya. Dia menyimpulkan beberapa hal. Dia mempunyai asumsi bahwa medan magnet bumi yang begitu kuat menarik benda-benda yang jatuh sehingga benda-benda tersebut tidak terlontar ke tempat lain, ke langit misalnya.

Jatuhnya apel menginspirasi terciptanya Hukum Gravitasi Newton. Cerita apel jatuh tersebut juga tertuang dalam sebuah buku dengan judul Element de la Philosophie de Newton yang ditulis oleh Voltaire dan dipublikasikan pada tahun 1738. Juga dalam buku Memoir of Sir Isaac Newton's Life karya William Stukeley pada tahun 1752. 

Cerita apel dan Newton sudah seringkali didengung-dengungkan oleh guru di kelas fisika. Fisika, you know, bagi sebagian siswa adalah monster dengan taring-taring yang tajam. Terlebih bagi saya. Sangat menakutkan dan membuat bulu kuduk merinding.

Sembari menuliskan rumus di papan tulis, Pak Wahyu guru fisika kami memberikan sedikit wejangan. "Dari cerita Newton tersebut ada 2 hikmah yang bisa diambil."

Kelas hening

"Janganlah patah semangat. Teruslah berkarya dan menghasilkan ide-ide. Yang kedua, jika kalian tidak paham tentang sesuatu hal bertanyalah." Pak Wahyu melanjutkan."Bahkan jika pertanyaan itu diajukan kepada semesta."
Cerita apel di atas juga menginspirasi seorang jenius yang pernah drop out dari Reed College ketika membuat logo pertama untuk perusahaannya, Apple. Steve Jobs, demikian nama sang jenius tersebut. Jobs merupakan maestro teknologi yang sangat ikonik dan melegenda berkat temuan-temuan inovatifnya.

Lihatlah bagaimana desain logo pertamanya. Logo tersebut diciptakan oleh Ron Wayne pada tahun 1976. Jika diperbesar, nampak seorang pria sedang membaca di bawah pohon apel yang rindang. Ada satu biji pohon apel menjuntai yang letaknya persis di atas kepala sang pria. Pria tersebut tak lain adalah Sir Isaac Newton. Terdapat tulisan kecil yang menggurat pada tepi bingkai, Newton... A mind forever voyaging through strange seas of thought...alone. Jika diterjemahkan artinya kurang lebih begini, Newton... seorang yang berkelana dengan pemikiran-pemikiran anehnya... sendiri. Di luar bingkai terbalut tulisan, Apple Computer Co.

Desain pertama dirasa kurang mengigit, maka dibuatlah logo apel kroak seperti digigit dari sisi samping. Secara kebetulan pula bunyi bite (gigit) hampir mirip dengan byte (istilah kapasitas memori komputer). 

Apple sebagai perusahaan inovatif telah menjadi leader di industrinya dan merevolusi suatu bisnis. Bagaimana tidak? Pertanyaan-pertanyaan yang bercokol dalam pikiran dan menjadi tantangan bagi Jobs satu per satu mulai terjawab. Bagaimana cara agar seseorang bisa mendengarkan ratusan musik dengan alat portable yang mudah dibawa ke mana-mana? Maka terciptalah iPod. Bagaimana cara agar meminimalisasi aksi pelanggaran hak cipta terutama pada industri musik? Maka, terciptalah iTunes. Jobs benci model ponsel yang begitu-begitu saja. Dia mulai berpikir bagaimana membuat desain yang berbeda dari biasanya. Sebuah ponsel berbasis aplikasi dengan teknologi layar sentuh di dalamnya. Maka terciptalah iPhone. Sedangkan iPad merupakan terobosan paling revolusioner pada zamannya. 

"Ada yang mau ditanyakan?" Pak Wahyu bertanya kepada para siswa.

Pertanyaan Pak Wahyu menyentak kesadaran saya.

"Kalian sudah paham?"

Tak ada yang berani mengajukan pertanyaan.

"Kalau begitu bapak kasih kuis. Tolong jawab pertanyaan di papan tulis. Ada yang bisa?" Mata Pak Wahyu mengawasi satu per satu siswanya.

Jangan tunjuk saya Pak, please. Batin saya kala itu.

"Arinta bisa tolong jawab pertanyaan itu?! Kamu dari tadi bapak perhatikan cuma melamun sambil coret-coret kertas. Udah paham ya?"

Glek. Mampus.

"Ayo maju ke depan. Selesaikan soalnya!" 

Saya pun dengan ragu-ragu maju ke depan. Keringat dingin mulai bercucuran. Aduh bego banget kenapa tadi enggak nanya kalau saya belum paham? Malah mikirin Steve Jobs

Saya berharap sedang berada di acara Who Wants To Be A Millionaire di mana ada 3 pilihan bantuan, 50:50, phone a friend, atau ask the audience. Saya berharap keajaiban terjadi...
________________________________________________________________________________
Cerita Kedua : Sepenggal Kisah Saya dan BNI
________________________________________________________________________________
Tabungan dan ATM pertama saya. Dokumentasi pribadi. @ArintaSetia. Lokasi : Taman Rektorat UNY
Bagi sebagian orang, mampu mengenyam pendidikan tinggi adalah mimpi. Apalagi dengan beasiswa penuh plus biaya hidup selama 4 tahun. Demikian juga dengan saya. Beribu kali saya mengucap rasa syukur kepada Entitas Tertinggi di Semesta Raya. Tuhan. 

Tak dapat dipungkiri bahwasanya beasiswa bidikmisi membantu mengukir mimpi-mimpi anak negeri. Tanpa beasiswa tersebut apakah saya sanggup kuliah? Saya rasa tidak. Mungkin saya akan bekerja di pabrik tekstil atau jadi TKI di negeri orang. Ayah saya bekerja sebagai satpam honorer di salah satu kantor pemerintahan. Ibu saya hanya ibu rumah tangga. Adik saya 5. Bisa dibayangkan berapa biaya yang harus ditanggung jika saya kuliah tanpa beasiswa? 

***
Sepagi itu saya sudah berkemas. Tak lupa menyiapkan buku catatan, bolpoin, dan beberapa dokumen. Saya harus ke Bank BNI lebih awal, jika tidak ingin berdesak-desakan di antara ratusan mahasiswa yang antriannya mengular. Hari ini anak-anak bidikmisi telah resmi menjadi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kami diarahkan untuk mengambil Tabungan BNI Taplus Mahasiswa dan ATM di kantor cabang BNI UNY. 

Saya senang uang tabungan saya sudah ditrasfer oleh BNI. Ini pertama kalinya saya memiliki tabungan dan ATM. Norak. Biarin. Bahkan saya tidak tahu bagaimana caranya mengambil uang dari ATM. Oh ya kalau di kampus saya, ATM dan KTM (kartu Tanda Mahasiswa) menjadi satu kesatuan. Oleh karena itu saya harus berhati-hati menjaganya. Kalau hilang kan repot urusannya. 

Berhubung saya tidak tahu bagaimana prosedur pengambilan uang dari ATM, makanya saya harus bertanya kepada pihak bank. Haduh apa saya kelihatan ndeso ya? Hal begitu saja tidak tahu. Mau tak mau saya harus bertanya. Saya tidak ingin kejadian memalukan seperti di kelas fisika terulang kembali. Gara-gara tidak mau nanya, bingung saat mengerjakan soal. Akhirnya saya beranikan diri bertanya kepada petugas keamanan yang stay di sana. Pak satpamnya baik banget dan ramah. Beliau memberikan beberapa intruksi yang harus saya ikuti. Bagaimana saya memasukkan PIN dan melakukan langkah-langkah dalam bertransaksi. 

Selepas beberapa menit, saya keluar dari mesin ATM. Yihaiii saya berhasil. 

Ada pelajaran berharga yang saya ambil pada hari itu. Bertanyalah jika kamu benar-benar tidak tahu. Pun jika itu merupakan pertanyaan yang dianggap remeh atau sepele bagi orang lain. Jangan takut. Jangan malu. Berani bertanya tidak akan menyesatkanmu.

Oh ya satu hal lagi, baru-baru ini BNI meluncurkan sebuah fitur bernama #AskBNI. Apa itu #AskBNI? Melalui fitur tersebut kamu bisa menanyakan informasi, produk, layanan, serta promo-promo spesial dari BNI. Saya bisa tanya-tanya langsung jika saya membutuhkan informasi, misal bagaimana memblokir ATM yang hilang dan sebagainya. Caranya bagaimana? Simak video yang saya buat berikut. Enjoy!

84 komentar:

  1. Wah keren.. Ada kisah ttg Apple nya juga. Nambah pengetahuan nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Leyla. Itu cerita saya di kelas fisika. Cuma saya tambahin informasi tentang Newton dan Steve Jobs biar dapet knowledgenya :)

      Yuk budayakan bertanya jika kurang paham.

      Hapus
    2. Nambah wawasan baru nih disini :) nambah lagi, ya kalau ada ide segera tuangkan, daripada lama difikirkan saja akan hilang :)

      Hapus
    3. Setuju sekali Mas Herman Bagus. Klo ada ide segera EKSEKUSI!!!

      Terima kasih sudah mampir :)

      Hapus
    4. sama sama mbak, pengalaman pribadi sih, banyak ide tidak segera dituangkan malah hilang, kadang jadi beban fikiran hehe

      Hapus
  2. Artikelnya keren....
    jangan lupa kunjung balik http://goo.gl/a35BTa

    BalasHapus
  3. Jadi mahasiswa yang hidup dari beasiswa emang penuh perjuangan ya, mba :). Tapi bangga jika berhasil lulus tepat waktu dan nilai terbaik :)

    BalasHapus
  4. Ariiin tulisan ini keren banget. Moga menang ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terim kasih Mak Mugniar. Aminnnnnn :)

      Hapus
  5. tulisannya sangat bagus mba sangat insfiratip sekali :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang saya kasih beri tambahan kowledge biar lebih bermanfaat :)

      Makasih sudah mampir.

      Hapus
  6. Kalo baca artikelnya arinta selalu nambah ilmu. Mantap lah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mbak Dian :)

      Semoga bermanfaat :D

      Hapus
  7. kecee mbk arinta, sukses yak, amin...

    BalasHapus
  8. videonya keren, bikin sendiri ya? mantap... *salah fokus btw, sepenggal cerita yang berkesan sekali dengan BNI. goodluck mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih Mak Rodame. Iya itu video bikin sendiri. Iya ini ceita saya dengan BNI. Coz rekening pertama saya adalah BNI. Benar2 sangat berkesan :D

      Hapus
  9. Balasan
    1. Terima kasih Mbak. Salam kenal juga :)

      Hapus
  10. Ada kisah inspiratif newton juga...suka mbaca y.
    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terinspirasi dari pengalaman di kelas Fisika dan guru saya pak Wahyu.

      makasih mbak sudah mampir :)

      Hapus
  11. Ahhh..you deserve to be the winner.. Juaraaaa dek.. Aku bangga punya nama yang sama dneganmu, hahaha.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihihi ada Mbak Arinta juga. Aminnnn. Makasih Mbak :)

      Hapus
  12. Aku nyimak kisah ke 2 apel di atas. Banyak bertanya pertanda banyak berpikir ya

    BalasHapus
  13. Dari biji Apel yg keciiiil bingit … menuju ke Apple Co yg kini mpkn perusahaan raksasa.
    Saya baru tahu cerita Tentang biji Apel … sgt menarik, mbak !

    Begitu perjuangan keras meraih kesuksesan. Sepantasnya kita menghargai dengan tidak menggunakan karya "tiruan illegal/plasu".

    Ayo cek, masih pake program computer bajakan?

    BNI saya sdh mjd nasabahnya ... sll update layanannya #askBNI jempol !

    Wish U luck dear Arinta ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes Mbak. Kurang lebih begitulah cerita inspirasi apel.
      Yes setuju tuk tidak menggunakan bajakan/illegal

      Tabungan pertama saya adalah BNI mbak dan saya juga suka dengan fitur #AskBNI :)

      Thanks Mbak udah mampir :D

      Hapus
  14. Pemikiran orang jenius memang kadang sulit untuk difahami oleh orang-orang awam.

    Artikel-artikel mbak Arinta walaupun panjang tapi enak untuk dibaca.

    Dan kayaknya artikel-artikel disini bila dibuat buku pasti akan laris manis mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Orang jenius? Hmmm mereka kreatif aja dan memiliki sudut pandang beda. Proses demikian perlu dilatih selama bertahun2. Mungkin butuh kepekaan dalam memandang berbagai persepektif :)

      Hahaha Really? Makasih.
      Kapan2 klo dah banyak bisa dibuat buku...

      Hapus
  15. Tulisannya keren sekali. Memadukan cerita tentang Einsten, Steve Jobs, dan BNI...
    Bertanya tidak akan menyesatkanmu. Suka sekali kata-kata itu...

    Dan Videonya keren. Wah bikin sendiri ya? Jadi paham tentang #AskBNI. Entar nyoba ah.
    Overall suka sekali sama2 tulisan2 Mbak Arinta :)
    Selalu inspiratif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dear, bukan Einstein tapi Newton, but no problem hihihihi :D

      Iya videonya bikin sendiri...

      Cobain yuk fitur #AskBNI. Mudah kok dear :)

      Thanks anyway.

      Hapus
  16. Tulisannya beda. Videonya bagus.. Ada aroma kemenangan di tulisan ini mbak... Sukses ya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...Makasih Makkk. Aminnnnn :)

      Perjuangan banget bikin video itu.

      Hapus
  17. Aku lebih tertarik dengan kisahnya NewTon. Begitu menyentuh kalbu.

    BalasHapus
  18. kisah yang inspiratif sekaligus penggerak jiwa buat yang malas belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. maju terus pantang mundur pokoknya mbak :-)

      Hapus
    2. maju terus pantang mundur pokoknya mbak :-)

      Hapus
    3. maju terus pantang mundur pokoknya mbak :-)

      Hapus
    4. Sip Mbak Nandira!!! Wah sampai 3 kali haha. Semangat2!!!

      Hapus
  19. wuidihhhh mantab nih arin, keren deh, calon jawara nih, sukses selalu yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tulisan Mbak Ev juga Mantap. Good Luck ya Mbak. Moga menang :)

      Hapus
  20. Maaf kaka maksud saya Newton. Maklum lagi mikirin banyak hal jadi Typo hehehe :D


    Aku dah nyobain DM #AskBNI. Mudah banget ya. Dengan keyword tertentu kita bisa mengetahui informasi terkait produk, layanan, dan promo BNI :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe Gak papa kok. Woles aja :)

      Mudah banget kan caranya? hehehe

      Hapus
  21. keren tulisannya mbak, belum lag ilustrasinya. Good luck ya

    BalasHapus
  22. Semoga menang, ya? :D Duh baru tahu kisah si merk yang kini populer itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak Anisa. Makasih sudah mampir :)

      Hapus
    2. Iya Mak Anisa. Makasih sudah mampir :)

      Hapus
  23. gubrakkk.. aku udah baca serius dari awal ternyata tentang ask bni hehehe.. keren keren bawa bawa isaac newton dan  begitu.. good luck mba, pasti menang!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe Amin. Makasih Mbak Asti. Ini cerita pengalaman saya di kelas Fisika :)
      Saya waktu itu gak paham, kenapa gak tanya. akhirnya kan jadi malu2in...
      Isaac Newton dan Jobs buat sharing knowledge


      Fitur #AskBNI memang membantu kita ya? :D

      Hapus
  24. wah pelajaran yang gampang dipahami setelah baca disini.... dengan poin jangan malu bertanya hehe, semoga beruntung dalam ajang lomba menulisnya. Semangat!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau bertanya enggak sesat di jalan kok. Wish me luck. Makasih mbak sudah mampir :)

      Hapus
  25. Mbak, aku kira ini 2 postingan loh. Aku cari2 mana kotak komennya setelah cerita pertama? Eh masih nyambung toh.
    BTW, guru itu kaya dibekali ilmu kebatinan yang bisa mendeteksi murid2 yg paling ga mau disuruh maju ya?!

    Sama mbak, dulu ktm juga digabung sama atm, mana potonya sekali seumur hidup. Sekalinya jelek ya jelek sampe lulus. Good luck ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe iya Mbak ini dua cerita tentang tanya. Dua kisah pengalaman aku ketika bertanya...

      Iya Mbak, Pak Wahyu itu bener2 tajam memperhatikan siswanya. Beliau klo lagi menerangkan pelajaran gak suka ama anak2 yang berisik dan buat kegaduhan...Sekali ditunjuk dan gak bisa...alamat MAMPUS hahaha. Yah pengalaman masa lalu. Buat pelajaran saja.

      KTM emang digabung dengan ATM. Gak tahu klo sekarang gimana di kampus2 lain...
      Amin...

      Hapus
  26. Setuju sama kalimat terakhir..
    kalo kita gabisa ya bertanya
    tapi.. problemnya kadang2 malu kl mau tanya.. hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu opsi pilihan. Lebih baik bertanya...klo bertnya kitabisa memperoleh jawaban atau panduan yang membantu dan memberi solusi.

      Iya bener sekali, makanya budayakan bertanya di saat yg tepat dengan orang yg tepat :)

      Hapus
  27. Yup betul, beranikan dan jangan malu untuk bertanya.
    Jadi inget waktu naik kereta sendirian, kalo nggak bertanya ke petugas stasiun dimana gerbong yg harus kunaiki, aku sudah ketinggalan kereta hihi.
    Sukses lombanya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak bener banget, kudu tanya2 mana gerbong yg kudu dinaiki, aku juga pernah punya pengalaman kyk gitu. Klo gak nanya2 entar ketinggalan gerbong.

      AMin. Makasih Mak Lianny :)

      Hapus
  28. Kalau saya pribadi lebih suka tanya, apalagi pas maen ke daerah daerah yg belum terkenal dan di google map belum dideteksi, jadi jalan satu satunya ya tanya :D
    Wah pakai BNI juga ya mbak ???
    ane juga pakai buat tabungan :D
    ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups tepat sekali. Terkadang google maps blm mendeteksi daerah2 yg blm terjangkau, so bertanya langsung kepada penduduk setempat adalah pilihan satu2nya. Aku juga terkadang gitu kok Mas Eksa.

      Iya aku pake BNI. Coz BNI adalah rekening pertamaku :D

      Hapus
  29. Aku punya ATM pertama kali juga pas masuk UNY hahaha! Sayang KTM kenangan itu ilang bareng dompet pas pulang habis yudisium ihicks. Jadilah, kenangan nomor mahasiswaku ilang juga -loh malah curhat hihihi
    Eniwei, tulisannya keyen, videonya apalagi. Saksess ya adek almamater ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaan Mbak Vhoy. KTM pertamaku ya BNI itu yg sekaligus sebagai ATM. Makanya sangat hati2 aku menjaganya biar gak hilang...
      Heem sayang bgt kan klo sampai hilang...

      Makasih Mbak Vhoy. Aminnn :)

      Hapus
  30. tulisannya keren Mbak *jempol
    Goodluck yah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin. Makasih Ya Mbak Irawati Hamid :)

      Hapus
  31. tulisanya keren rin, banyak pelajaran yang bisa di ambil.
    aku dulu juga gitu punya ATM pas kuliah dan gak tau juga cara makenya, pernah juga kepikiran mau nanya kok rasanya ndeso gini, tapi itu tak ku hiraukan dari pada gak tau mending nanya.

    ini tulisan ada kisah apple juga sama newton, duuh bacanya jadi gimana gitu jadi ngerasa kalo aku masih gini gini aja. bagus lah artikelnya menginspirasi juga nambah pengetahuan juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups Lebih baik bertanya daripada malu2in gak bisa jawab. Kayak pengalam,an di Kelas Fisika...

      Jangan2 bukan cuma aku mahasiswa baru yg blm tau caranya transaksi menggunakan ATM...hahaha Ternayata Mas Adi juga punya pengalaman yang hampir sama kayak aku.
      Yups aku setuju...lebih baik bertanya langsun ke orang yg tepat, biar diarahkan...
      thanks anyway sudah mampir...

      Hapus
  32. Kalo gak tau ya tanya, drpd ngelantur....

    Smangat terus kuliahnya, jgn lupa tanya dosen

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Jiah. Setuju sekali. Mending nanya daripada ngelantur hehehe. Udah gitu dimahari guru karena gak bisa jawab quiz. Komplet deh....
      Makanya klo gak bsa nanya ...jangan ngelantur. Setuju deh :)

      Hapus
  33. tulisan begini jenisnya apa ya hehe digabung gabung saya jadi keliru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe. Ini dua cerita Mas...
      Jadi cerita pertama mengenai pengalaman aku di kelas Fisika...Udah gak bisa fisika...gak mau tanya lagi. Soal Newton dan Steve Jobs aku kasih penjelasan panjang dengan gaya cerpen agar lebih membumi dan bisa diterima orang awam. Pelajaran Fisika soalnya agak njlimet, apalagi hukum2 Newton...

      Cerita Kedua masih tentang Tanya, tetapi bukan di kelas, di kantor cabang BNI UNY...Isinya mengenai ketidaktahuan saya menggunakan ATM saat bertransaksi. So aku kudu tanya ama orang yg tepat...

      Hapus
  34. yap, malu bertanya sesat di jalan itu bukan cuma pepatah semata. dan tentang apple, mereka memang sangat menginspirasi!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yups setuju sekali. Cerita Apple memang menginspirasi!!!

      Mau bertanya gak sesat di jalan kok. Aku yakin banget sama pepatah itu.
      Thanks Jeverson.

      Hapus
  35. Keren euy dah bs bikin video.
    Ajariiiin hehehe

    BalasHapus
  36. yup videonya keren punya eeeuy :) sukses untuk lombanya ya

    BalasHapus
  37. Hahahaaa nggak tanya aku sih, tak ajarin teknik mengkerut biar nggak keliatan sama pak Wahyu.

    BalasHapus
  38. vidionya mantap mbak :D, salam sapa blogger

    BalasHapus