Selasa, 04 Agustus 2015

Rumah Cinta Ulya


Di sinilah kisahku bermula...

Di sebuah Istana kecil bernama Rumah Cinta Ulya. Foto di atas diambil oleh teman kosku pada Desember 2014 silam. Sudah lebih dari 3 tahun huh aku berada di kota Pelajar ini... Sudah silih berganti pula orang-orang yang menempati rumah ini...

Rumah Cinta Ulya, bukanlah kost-kostan mahasiswi biasa. Rumah Cinta Ulya atau biasa kami sebut Ulya adalah kontrakan yang letaknya tak jauh dari Fakultas Teknik UNY dan Fakultas Peternakan UGM. Letaknya strategis dan menjangkau kampus hanya dengan berjalan kaki atau bersepeda. 

Ulya bukanlah hunian biasa. Boleh dikatakan Ulya adalah kos muslimah. Ulya merupakan bagian dari kos binaan Masjid Mujahidin UNY. Jadi ada beberapa kos binaan Masjid Mujahidin UNY, salah satunya ya Ulya ini. Sebagian besar penghuninya adalah aktivis dakwah kampus baik tingat fakultas maupun universitas. Enggak semua aktivis dakwah sih, seperti misalnya aku, aku aktif di 3 forum kampus, BEM KM (Sekarang BEM REMA UNY), UKM Rekayasa Teknologi, dan UKM Penelitian. Ya kalau dirata-rata anak-anak penghuni Ulya adalah aktivis kampus. 

Kami memiliki struktur kos dan program kerja selama kurun waktu satu tahun. Setiap tahun diadakan pemilihan ketua atau Mas'ulah yang bertanggung jawab terhadap Ulya. Dulu di awal tahun 2011 ketika pertama kali aku menjejakkan kaki di Kota Gudeg ini, kakak angkatan penghuni kos ulya adalah mereka yang memiliki posisi strategis di organisasi dakwah kampus. Level mereka ada yang sudah mencapai posisi koordinator Akhwat. Misal Mbak Diah dan Mbak Arum yang merupakan anak KMM FT UNY (Keluarga Muslim al-Musthofa Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta). 

Selain memiliki struktur kos dan program kerja, kami memiliki seperangkat aturan, di mana aturan-aturan tersebut dibentuk berdasarkan keputusan bersama dalam rapat (syuro) tahunan. Salah satu aturan tersebut adalah jam malam. 

Jam malam maksimal adalah jam 21.00 WIB, jika pulang telat harus ijin terlebih dahulu kepada teman-teman atau ketua kos. Pernah juga aturan jam malam maksimal 21.30 WIB. Aturan berubah-ubah setiap tahunnya. Pernah di tahun 2013 disepakati bahwa jika pulang telat dan tidak ijin, maka didenda sekian rupiah atau hafalan Quran. 

Meskipun peraturan-peraturan tersebut sudah disepakati, terkadang masih juga ada yang pulang telat. Yah misalnya aku, hehehehe... dulu tahun 2012 dan 2013 aku malah sering pulang telat. Waktu itu kegiatanku seabrek. Banyak agenda. Banyak rapat. Enggak hanya aku saja sih, beberapa anak juga kadang pulang telat. 

Nah kami juga memiliki agenda rutin. Sholat jamaah salah satunya. Setiap subuh, selain sholat jamaah, kami juga ada kegiatan Muraja'ah, baca Al-Ma'surat, dan Kultum. Untuk kultum pun bergilir. Dulu tahun 2011 dan 2012 tema kultum bebas. Tak mengikat. Mulai tahun 2013 hingga sekarang ada tema khusus dan tema bebas. Tema khusus misalnya setiap hari tertentu membahas Fikih wanita, Shirah Nabawiyah atau Shahabiyah. Tahun 2014 dan 2015 ada agenda Tahsin Quran tiap sabtu dan minggu. Di hari jumat ada diskusi dengan tema bebas. Mau membahas isu politik, ekonomi, hobi, cita-cita, pengalaman. Terserah deh. Program ini masih berjalan hingga sekarang. 

Kami punya papan buletin tempat berbagi informasi seputar kajian, seminar atau workshop. Kami juga punya jadwal piket Imam dan ini pun bergilir. Kalau sudah tiba jatahnya untuk jadi imam sholat, maka dia kudu jadi imam untuk waktu sholat subuh sampai Isya. Namun sekarang jadwal piket imam sholat tidak berlaku lagi. Siapapun boleh jadi imam sholat. 

Setiap tahun kami rolling kamar. Jadi, kami enggak boleh menempati kamar yang sama untuk tahun berikutnya. Kami semua terdiri dari 12 mahasiswi. Setiap kamar dihuni 2 orang. Teman sekamar (roommate) pun berganti setiap tahunnya. Pembagian roommate berdasarkan undian. Jadi misal kalau aku mendapat teman bernama Arum, aku harus bersama Arum selama satu tahun ke depan. Tahun berikutnya akan berganti lagi. 

First Year (2011). My roommate name was Mbak Hesti Lukitaningrum or Arum. Mbak Arum berasal dari Wonosobo. Mbak Arum sering membawakan oleh-oleh Carica selepas mudik dari Wonosobo. Mbak Arum angkatan 2009 dan mengambil program studi Pendidikan Teknik Informatika. Mbak Arum ini orangnya care banget kalau soal kebersihan, terutama gudang. Mbak Arum ngoleksi beberapa buku terbitan Gagas Media. Suka Drama Korea dan Realiti Show Running Man. Dari Mbak Arumlah aku mengenal penulis best-seller Tere Liye. Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye berhasil membuatku merenung akan banyak hal. Terutama kehidupan. Novel ini adalah novel kedua, setelah Laskar Pelangi, yang membuat air mataku menetes. Di tahun 2012 , Mbak Arum mengajak aku mengikuti workshop kepenulisan bersama Tere Liye. Mbak Arum tentu saja hadir karena ingin meminta tanda tangan ke penulis novelnya langsung. 

Second Year (2012). Ririn nama teman sekamarku. Dia anak sastra jawa UGM angkatan 2012. Dia orangnya cerewet. Bawel gitulah. Bawaannya rame deh kalau sudah dekat sama dia. Ririn pintar buat kue. Dia cantik dan smart. Ririn adalah tipe gadis yang mendiri sekaligus berani. Namun terkadang dia kelihatan sensitif dan begitu rapuh. Apalagi semenjak kepergian ayahnya. 

Third Year (2013). Ulfa. Demikan nama teman sekamarku di tahun ketiga aku di Jogja. Ulfiyatus Shafiyah nama lengkapnya. Mbak Ulfa mengambil program pendidikan fisika di UNY. Ulfa angkatan 2010. Nah dia ini berasal dari Kebumen. Tempat di mana kaum ngapakers berada. Mbak Ulfa dulu mondok di Jawa Timur. Relijius banget orangnya. Lafalan Qurannya sangat bagus.

Fourth Year (2014) till now. Teman sekamarku namanya Arum lagi. Lengkapnya Arum Minanti. Arum angkatan 2013. Dia ambil program studi pendidikan teknik sipil. Asalnya dari Tegal. Arum aktif di KSR UNY atau Korps Suka Rela. Semacam PMI gitulah.Kegiatannya seabrek. Terkadang sampai nginep di kos teman kalau ada aktivitas penjagaan. Anaknya aktif banget. Jarang di kos. Bawaannya suka main. Selain itu dia juga ringan tangan. Suka banget menolong orang lain. Gesit. Enggak suka mengeluh. Sering bawa makanan. Suka banget sama boneka. Kemaren selepas mudik bawa banyak makanan. Kami sering nonton film bareng. Baik film horor maupun komedi. 

Yang menarik dari Ulya? Apa ya? Kebersamaan mungkin. Aku baru merasakannya di tahun 2014-2015. kalau pas awal-awal kuliah aku memang jarang di kos, sehingga aku kurang bisa merasakan kebersamaan itu.  Yups di selasar kami terkadang berdiskus banyak hal. Mulai dari perbincangan ringan hingga lumayan berat. 

Teman-temanku yang lain : ada Nurul, Asri, Mbak Asih, Mila, Anis, Icha, Mbak Linda, Mbak Rina, Tika, Hindun,. Kami berasal dari latar belakang yang berbeda. Ada jawa. Sumatra. NTB. So multicultural people here. Dan kami dipertemukan di Rumah Cinta Ulya.

Mungkin rindu itu akan ada suatu hari nanti. Ketika aku sudah tidak lagi berada di sini. Ketika kami harus berpisah. Ketika kami harus menjalani kehidupan kami masing-masing. Entahlah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar